Thursday, May 15, 2014

Bagi kaum pria, mengetahui ciri ciri wanita sedang jatuh cinta bisa dilihat dari gerakan tubuhnya. Memang wanita merupakan makhluk yang sulit dimengerti. Ya, wanita dan pria memang memiliki banyak perbedaan. Selain perbedaan fisik, wanita dan pria pun memiliki perbedaan sikap.
Pria mungkin sulit membaca bahasa tubuh wanita, apalagi ketika sedang mendekati si wanita, pria sering bingung mengartikan sikapnya. Janine Driver, seorang ahli bahasa tubuh membantu para pria untuk mengetahui bahasa tubuh wanita, seperti dirangkum Modern Man.

1. Memelintir Rambut
Pria mungkin sering melihat wanita memainkan rambutnya, tanpa berpikir sikap si wanita tersebut tidak memiliki arti apa-apa. Padahal menurut Janine, ketika wanita memelintir rambutnya itutanda bahwa dia menyukai pria dan ingin pria melihat bahwa dia tampil cantik untuk orang yang disukainya.

2. Menyilangkan Kaki
Ketika wanita menyilangkan dan menunjukkan kakinya berarti itu pertanda baik. Menurut Janine, wanita telah mempercayai pria dan ia telah nyaman bersama pria tersebut. "Jika kakinya disilangkan dan sepatunya menggantung di kakinya sehingga menunjukkan telapak kakinya, berarti dia tidak ingin jauh dari Anda," ujar Janine.

3. Senyum Terpaksa
Ketika wanita telah mengeluarkan senyuman sinis tersebut, waspadalah. Sebanyak apapun usaha Anda namun jika wanita tersenyum dengan mimik wajah yang terpaksa, itu tanda bahwa ia tidak menyukai pria.

4. Menyentuh
Sentuhan dari wanita bisa menjadi tanda bahwa ia menyukai pria. Namun, bukan berarti ketika wanita tidak menyentuh pria, itu tanda bahwa dia tidak menyukai si pria. Menurut Janine, wanita tidak menyentuh pria bisa jadi karena ia malu. Ada satu cara untuk mengetes wanita suka dengan pria, yakni si pria harus menaruh tali di pundaknya, lihat reaksi si wanita. Jika wanita menyentuh pundak dan menyingkirkan tali tersebut, itu tanda bahwa ia menyukai Anda, tapi ketika wanita hanya memberitahu si pria jika ada tali di pundaknya, maka bisa menjadi tanda si wanita tidak menyukai pria.

5. Melihat ke Bawah atau ke Kanan & ke Kiri
Jika si wanita bergelagat seperti ini berarti ada suatu hal yang mengganjal dari dirinya. Ada beberapa hal dari sikapnya itu yang bisa ditangkap, pertama dia sangat bosan dengan pria tersebut, dia berharap si pria menyukainya atau memang ada masalah pribadi yang mengganjal hatinya. Janine menyarankan kepada pria, agar si pria menanyakan sambil menyentuh tangannya. Katakan `Hei, aku membaca pikiranmu, dan aku tahu ada yang sedang dipikirkan olehmu`. Hal ini bisa menenangkan si wanita.
Jika wanita yang dekat dengan anda sudah sering terlihat dengan ciri ciri seperti dia atas maka dimungkinkan sudah jatuh hati kepada anda. Tinggal tunggu kata kata yang tepat untuk menembaknya..

GBU..
Jika ada seorang lelaki menyukai Anda, tetapi tidak memberitahu Anda secara langsung, mungkin ada cara-cara di mana ia menyampaikan perasaannya secara non verbal lewat perilaku atau bahasa tubuhnya
Bila Anda juga menyukainya tetapi masih ragu karena dia belum juga menyatakan isi hatinya, berikut beberapa  bahasa tubuh yang biasa ditunjukkan lelaki bila menyukai perempuan, seperti dilansir dari Mag for Women.



1. Kontak Mata
Setiap kali Anda berbicara dengannya, ia selalu menatap Anda dengan lembut. Ini dilakukannya, karena Anda begitu indah di matanya. Saat Anda berbicara, dia tak hanya mendengarkan tetapi juga mengamati setiap detail gerakan tubuh Anda. Mulai dari wajah, mata, bibir, rambut dan masih banyak lagi. Bila tiba-tiba Anda menghilang dari pandangannya, maka dia pun akan mencari-cari Anda penuh kegelisahan.

2. Menurunkan Suaranya
Ketika ia berbicara dengan Anda, ada keharusan pada dirinya untuk menampilkan bagian terbaik dari dirinya, salah satunya adalah berbicara lembut. Ini dilakukannya agar Anda terkesan dengannya.

3. Selalu Mengamati
Setiap kali Anda berada di sekitarnya, dia sangat sadar akan keberadaan Anda. Kemana pun Anda bergerak, dia akan selalu memperhatikan, seakan tak mau kehilangan Anda. Namun bila Anda memergoki dia tengah mengamati Anda, maka matanya akan segera berpaling.

4. Gugup atau Salah Tingkah
Kadang-kadang ia terlihat malu, berpaling, dan gelisah atau gugup saat berhadapan dengan Anda. Ini terjadi karena ia kebingungan sendiri, tidak  tahu bagaimana harus bersikap di hadapan Anda.

5. Dia Tersenyum Saat Melihat Anda
Wajahnya langsung tersenyum segera setelah ia melihat Anda, terlebih bila sudah beberapa hari tak bertemu. Dia tidak bisa berpaling dari Anda. Kadang-kadang Anda mungkin menangkap dia sedang tersenyum tanpa alasan apapun.
Bila semua tanda tersebut telah ditunjukkannya, maka sudah bisa dipastikan bahwa dia memang menyukai Anda. Tinggal Anda yang kini ambil sikap, mau menyambut cintanya atau tidak.

Hal ini saya tulis menurut yang saya alami sendiri..
GBU..

Sunday, May 11, 2014

Pengalaman Di Surga

Berikut ini adalah khotbah dan kesaksian seorang hamba Tuhan yang baru-baru ini mengalami pengangkatan roh ke neraka dan surga. Nama hamba Tuhan ini adalah Pdm. Erhan Ernanta. Berikut ini kesaksian dan khotbahnya:

Yes. 44:21 berkata, “Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, engkau tidak Kulupakan.”

Sebesar apapun badai dalam hidup Anda, jangan pernah berpikir untuk mundur. Sehebat apapun persoalan Anda, janganlah menyerah. Sebab Dia adalah Allah yang tidak melupakan Anda bahkan Dia akan memegang tangan Anda (Yes 41:10).

Apapun keadaan kita dan masalah yang kita hadapi, termasuk masalah rumah tangga, keuangan, kesehatan, pelayanan, atau apapun saja, Anda tidak perlu takut, sebab Dia adalah Allah yang tidak terbatas kuasanya. Dia sanggup melakukan mukjizat buat Anda. Di surga ada Tuhan yang sanggup melakukan perkara besar buat Anda.

Baru-baru ini saya mengalami pengalaman yang akan mengubah total kehidupan saya. Ceritanya begini:

Setahun yang lalu saye dideteksi dengan penyakit jantung. Ada kelemahan di jantung saya sehingga saya bergantung kepada obat-obatan dan harus berolah raga secara rutin.

Tiga atau empat bulan yang lalu, berat badan saya turun drastis sekitar 8 kg. Saya cek di laboratorium, hasilnya gula darah saya sangat tinggi. Lalu saya ke dokter dan diberi obat, dan gula saya mulai turun.

Pada tanggal 14 agustus 2010, kira-kira jam 11 siang, saya megnalami peristiwa yang luar biasa, yang dinamakan dengan Near Death Experience (pengalaman menjelang kematian). Saat itu jantung saya berdebar dengan keras. Sekonyong-konyong saya menjadi lemas dan keluar keringat dingin. Saya berbaring di pinggir tempat tidur. Saya memanggil istri saya, “Cepat tolong aku! Cepat bawa aku ke rumah sakit!”

Saya panggil istri dan anak saya dan berkata supaya mereka berdoa. Tiba-tiba saya mengalami ketakutan yang luar biasa. Saya berkata kepada istri saya bahwa saya ini mau mati dan saya takut sekali. Anak saya berteriak, “Jangan mati papi….!!!”

Tiba-tiba saya tidak sadar diri dan roh saya dibawa naik tinggi sekali dan pergi ke sebuah tempat yang sangat panas sekali. Tempat itu berbatuan dan terjal. Di kanan kiri ada pepohonan tetapi kering semua. Tidak ada daun dan buah. Saya melihat seorang wanita di sebelah kiri saya dan itu adalah adik istri saya yang meninggal beberapa tahun yang lalu. Lalu muncul pria di sebelah kiri, dan dia adalah almarhum mertua saya. Di sebelah kanan saya muncul lagi seorang pria dan itu adalah papa saya. Semua orang yang saya sebutkan itu tidak mengenal Kristus.

Saya sempat berpikir, mengapa kok saya dijemput mereka?

Lalu saya diajak berjalan terus dan jalan itu semakin menyempit. Di sebelah kanan dan kiri yang ada hanyalah kegelapan. Saya melihat ke bawah dan pemandangan di bawah sungguh mengerikan. Di sana ada lautan manusia. Mereka saling membunuh dengan pedang, tombak, dsb. Darah muncrat kemana-mana. Ada juga binatang-binatang buas yang saling membunuh dengan manusia.

Saya ketakutan dan berseru, “Tolong aku Tuhan Yesus…aku dalam bahaya!”

Tanah di tempat saya bertelut itu bergetar tiga kali. Pada getaran yang ketiga itu sangat keras dan saya bangkit berdiri. Kali ini saya melihat fenomena yang amat ajaib. Saya melihat sinar yang sangat menakjubkan. Saya melihat di sebelah kiri saya ada pepohonan yang tinggi dan ada banyak buah. Saya belum pernah melihat pohon seperti ini. Lalu saya menengok ke bawah dan sejauh saya memandang semuanya berwarna kuning transparan. Saya tahu itulah emas. Saya tahu bahwa saya berada di surga. Saya berjalan di lantai emas itu. Lantas di kejauhan sana saya melihat ada pintu gerbang yang sangat indah.

Pintu itu terbuka lebar. Pertama kali yang saya dengar adalah pujian dan penyembahan yang sangat indah. Bahkan pujian itu masuk ke dalam roh saya.

Di sana ada banyak rumah yang tak terhitung jumlahnya. Tiba-tiba saja saya berada di depan sebuah rumah. Di sana ada takhta putih. Di tengah takhta itu ada seorang Pria yang berjubah putih dengan membawa tongkat. Saya menatap wajah-Nya. Tiba-tiba saya jatuh tersungkur, sebab dari wajah-Nya terpancar sinar yang sangat kuat. Untuk kedua kalinya saya mencoba melihat wajah-Nya dan lagi-lagi saya jatuh tersungkur. Sampai saya mencoba yang ketiga kalinya dan saya tetap jatuh tersungkur.

Saya terdiam sejenak. Tiba-tiba paha kiri saya ditepuk dengan tongkat tiga kali. Saya mengerti bahwa saya disuruh melihat wajah-Nya. Lalu saya mendongak dan saya bisa melihat wajah Tuhan Yesus dengan jelas sekali. Wajah itu begitu memukau dan mempesona. Saya merasa sangat aman, tenteram, dan damai ketika memandang wajah-Nya. Wajah itu penuh kelembutan dan kasih sayang. Lalu saya berkata, “Aku tidak mau ke dunia. Aku mau di sini saja. Di dunia banyak persoalan dan penderitaan. Biarkan aku di sini saja. “

Tuhan berkata, “Di dunia memang banyak persoalan. Tetapi kamu harus kembali ke dunia.”

Aku berkata, “Tidak mau. Aku mau di sini saja.”

Tiba-tiba Tuhan memahkotai saya. Saya melihat dari tangan Tuhan yang berlobang paku itu keluar sebuah tongkat dan diberikan kepada saya. Tuhan berkata, “Nak, ini tongkat buat kamu. Ini tongkat pengembalaan. Ambillah.”

Saya mengambil tongkat itu. Tuhan berkata lagi. “Jangan takut. Aku Tuhanmu. Aku akan menyertaimu dan memberikan engkau kekuatan. Engkau harus menjadi terang dan garam. Engkau harus jadi saksi-Ku.”

Tiba-tiba Tuhan bangkit dari takhta-Nya dan memegang tangan saya. Saya dibawa jalan-jalan di surga. Selama berada di sana saya selalu mendengar pujian dan penyembahan yang begitu indah. Saya tahu bahwa itu adalah suara para malaikat.

Pada saat Tuhan memegang tangan saya. Sepertinya tangan Tuhan itu masuk ke dalam tangan saya. Dan saya merasa nyaman sekali.

Udara di sana juga sangat nyaman. Sungguh nikmat sekali. Saya melihat begitu banyak rumah dan tak terhitung banyaknya.

Saya berpkir, ini rumah siapa ya? Anehnya rumah itu transparan. Dalam pikiran saya, rumahku yang mana ya? Seketika itu juga saya berada di depan sebuah rumah yang sangat indah dan megah. Saya dibawa melangkah ke dalam. Saya melihat ke bawah dan lantainya berwarna kuning. Itulah emas yang sesungguhnya yang belum pernah kamu lihat di dunia. Saya dibawa masuk ke dalam ruangan. Di sana dindingnya ada yang berwarna putih, perak, dsb. Ini apa ya? Kemudian Tuhan berkata bahwa itulah mutiara.

Saya dibawa masuk lagi ke dalam ruangan yang dindingnya berwarna biru. Tuhan berkata bahwa itulah batu safir.

Saya masuk lagi ke ruangan yang dindingnya berwarna merah muda. Tuhan berkata bahwa itulah batu delima.

Saya berkata kepada Tuhan, “Biarkan saja aku di sini. Aku mau di sini saja. Bukankah ini rumahku?”

Tuhan berkata, “Kamu harus kembali ke dunia. Jangan takut, karena Aku Tuhanmu! Aku akan menyertaimu. Aku akan memerikan kekuatan senantiasa. Kamu harus segera kembali ke dunia. Tugasmu masih banyak di dunia. Suatu saat kelak kamu akan kembali ke tempat ini.”

Tiba-tiba Tuhan menghilang. Saya merasa sedih. Kemana Dia? Tiba-tiba di depan saya berdiri 7 pribadi yang sedang menghampiri saya. Itulah para malaikat yang tingginya sama dan wajahnya juga mirip satu dengan yang lainnya. Mereka berkata bahwa saya harus segera kembali.

Saya protes tidak mau kembali. Namun malaikat itu tetap membawa saya.

Tiba-tiba saya dibawa ke suatu tempat. Di tempat itu dari kejauhan ada anak kecil berjubah ungu yang memegang salib. Saat dekat, saya sadar bahwa itu adalah anak saya. Dan tiba-tiba dia duduk di takhta itu dan memegang sebuah tongkat.

Tiba-tiba saya ditarik dan di bawah turun oleh malaikat. Saat itu saya bisa mengingat semua keluarga dan teman-teman saya yang masih hidup di bumi ini. Saya di bawah turun terus dan kembali lagi ke dunia ini.

Sebelum kembali ke tubuh saya, saya bisa melihat tubuh saya sendiri dan keluarga saya yang berada di sekitar tubuh saya. Dan …bukkk… roh saya kembali kepada tubuh saya. Saya yakin saya harus kembali untuk menceritakan pengalaman ini dan menjadi saksi buat Kristus.

Dari pengalaman itu saya mendapatkan peneguhan:

Yang pertama, jangan pernah meragukan bahwa surga itu sungguh nyata.

Kedua, Yesus Kristus itu selalu bertakhta di surga dan Dia sungguh hidup.

Ketiga, kalau memuji dan menyembah Tuhan lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Karena pujian itu akan naik dan menyatu dengan pujian di surga. Itu sangat menyenangkan hati Tuhan. Kalau dilakukan asal-asalan, pujian itu tidak akan menyatu dengan surga.

Keempat, apa yang ada di dunia ini tidak ada artinya. Yang berarti adalah mencari jiwa buat Tuhan.

Kelima, semua kekayaan di dunia ini tidak ada artinya. Sebab semua yang terindah, termegah, termulia sudah ada di surga.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.


 Sumber: http://salib.net/News/article/sid=1507.html
Rumah dengan Jendela Emas

Ada seorang gadis kecil hidup di sebuah rumah yang sederhana. Seringkali ia merasa menyesal dilahirkan di keluarga miskin seperti itu, apa lagi ketika ia melihat ke seberang lembah dimana terdapat sebuah rumah besar di bukit dengan jendela yang terbuat dari emas berkilauan tertimpa sinar matahari. Gadis kecil itu membayangkan bagaimana indahnya jika ia dibesarkan di rumah dengan jendela-jendela emas itu, dan bukannya di rumah kecil seperti ia tinggali saat ini.

Sekalipun ia mencintai ke dua orangtuanya, dia tidak pernah bisa menghapus keinginan untuk bisa tinggal di rumah besar dengan jendela emas itu. Mimpi itu terus ia simpan hingga ia bertumbuh besar.

Suatu hari ketika ia telah cukup besar dan memiliki ketrampilan yang cukup untuk keluar dari pekarangan rumahnya, dia meminta ijin pada ibunya untuk bisa bersepeda di luar pagar rumahnya dan turun menuju lembah. Setelah memohon-mohon pada sang ibu, akhirnya gadis itu diijinkan asalkan tidak pergi terlalu jauh dari rumah.

Hari itu adalah hari yang cerah dan indah, serta gadis itu tahu pasti kemana tujuannya, dia mengarahkan pandangannya kerumah besar dengan jendela-jendela emas itu. Namun setelah bersepeda cukup jauh dan menaiki bukit di mana rumah itu berada, ia sangat kecewa. Setelah dilihatnya dari dekat, ternyata rumah tersebut tampak tidak terawat dan jendelanya pun tidak terbuat dari emas, bahkan terlihat kotor. Rumah itu tidak tampak seperti yang ia lihat selama ini dari jauh, hanya sebuah rumah yang tidak berpenghuni dan tidak terawatt.

Dengan sedih ia akhirnya memutuskan pulang. Ia memutar sepedanya dan beranjak untuk kembali ke rumahnya. Saat ia mengangkat wajahnya, gadis itu tiba-tiba dikejutkan oleh pemandangan di depan matanya. Dari sisi bukit dimana ia berada saat ini, ia bisa melihat rumah mungilnya, dan jendela itu.. jendela dimana ia biasa merenung terlihat berkilau bagai emas ditimpa sinar matahari sore.

Gadis kecil itu akhirnya sadar bahwa selama ini ia hidup di sebuah rumah dengan jendela emas seperti yang diimpikannya selama ini. Rumah itu penuh dengan kehangatan dan cinta dari orangtuanya. Semua yang ia impikan sebenarnya ada di dekatnya, namun karena ia terfokus pada rumah lain, ia tidak pernah melihatnya.

Apa yang dialami oleh gadis kecil dalam cerita diatas seringkali kita alami. Kita sering memandang rumput orang lain lebih hijau dari rumput di halaman rumah kita sendiri. Hasilnya, kita tidak bisa mensyukuri apa yang kita miliki. Jadi, mulai saat ini ayo kita ubah cara kita memandang, lihatlah bahwa setiap anugrah Tuhan dalam hidup kita adalah sesuatu yang berharga. 


Sumber: http://salib.net/News/article/sid=1508.html

Friday, May 9, 2014

Adakah Orang yang Mendoakan Kita?

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah tujuh malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, ‘Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup.

Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

“Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang…’ kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang satu jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23.00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya pengusaha bertanya, ‘Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2.000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit’.

Dengan lembut si Malaikat berkata, ‘Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu’.

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa tiga orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka’.

Kata Malaikat, ‘Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu’.

Kembali terlihat di mana si istri sedang berdoa pukul 2.00 subuh, ‘Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.’

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat’. Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan setengah bergumam dia bertanya, ‘Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?’

Jawab si Malaikat, ‘Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah’. Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24.00, tiba-tiba si Malaikat berkata, ‘Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24.00’.

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan? kata si pengusaha pelan. ‘Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.’

“Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.”

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Di saat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain… Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya, tapi dari kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan: ‘Ya TUHAN saya mencintai-MU dan membutuhkan-MU, datang dan terangilah hati kami sekarang…!!!’ 


Sumber: http://salib.net/News/article/sid=1509.html
Menghancurkan Kuasa Iblis 
yang Mengikat Seorang Bayi

Tanggal 11 Februari 2001, saat saya baru saja pulang dari kantor jam 3 sore dan santai bermain gitar melantunkan puji-pujian di rumah. Tiba-tiba saya dikejutkan oleh kedatangan seorang ibu yang menggendong anaknya, dan ibu tersebut menangis gembira karena bisa ketemu dengan saya. Sudah berbulan-bulan ibu tersebut ingin datang ke tempat saya tinggal di hulu sungai barito, kabupaten Barito Utara Kalteng. Tapi banyak saja halangan, sehingga begitu ketemu saya langsung dia nangis karena ibu tersebut berkeyakinan bahwa kalau anaknya didoakan oleh Priyo pasti sembuh.

Ibu tersebut sungguh luar biasa imannya. Kemudian saya bilang kepada ibu tersebut bahwa anak ibu disembuhkan oleh iman ibu yang sungguh luar biasa terhadap Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita yang hidup dan ajaib. Rumah ibu tersebut dengan rumah dimana saya tinggal ditempuh dengan menumpang speed boat selama 7 jam, cukup jauh.

Sambil menangis ibu tersebut bercerita bahwa anaknya (berumur kurang lebih 1 tahun) sudah 6 bulan lebih mengidap penyakit kerdil (masyarakat Dayak menamakan penyakit buyuh atau menurut legenda dayak tubuhnya digerogoti oleh ulat ) dan kulitnya pucat. Memang anaknya sangat kurus kering dan tubuhnya lemah tidak bisa duduk dan berdiri serta perutnya keras seperti batu. Sudah banyak dukun yang mengobati dan dokter, tapi anak tersebut tetap sakit. Anak tersebut kalau melihat saya selalu menangis seperti ketakutan, gelisah, dan sulit tidur dan tidak bisa lepas dari gendongan ibunya. Mertuanya yang mengantar ibu tersebut ke rumah saya.

Jam 7 malam , ibunya yang menggendong anaknya disertai beberapa orang saya ajak memuji-muji Tuhan Yesus. Saya meminta Roh Kudus untuk melayani bayinya yang sakit, saya berdoa dan Roh Kudus meminta saya untuk berperang melawan roh-roh jahat yang mengikat bayi tersebut. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, saya minta urapan api Roh Kudus untuk membakar roh-roh jahat dan roh ketakutan yang mengikat jiwa bayi tersebut. Kemudian Roh Kudus memberitahu saya untuk melepaskan 5 benang yang berwarna kuning dan hitam di pergelangan tangan dan kaki bayi tersebut. Bayi tersebut terus-menerus menangis menjerit selama saya melakukan doa peperangan. Ibunya terus-menerus mengucapkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Saya minta ijin kepada ibunya untuk melapaskan ikatan-ikatan benangnya. Ibu tersebut tidak berani melepaskan sendiri. Seorang jemaat melepasnya dengan berdoa dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku putuskan ikatannya dengan roh-roh jahat yang mengikat bayi tersebut dan kemudian dibakar dengan bantuan malaikat Surgawi untuk menyapu bersih roh-roh jahat.

Setelah roh-roh jahat keluar semua, saya minta dalam nama Tuhan Yesus Kristus urapan air kehidupan untuk mencuci bersih ginjal dan perutnya. Terus menerus saya minta urapan air kehidupan untuk dialirkan kedalam bayi tersebut.

Malamnya bayi tersebut tidur nyenyak, tapi salah seorang jemaat yang melepaskan ikatan benangnya tadi bermimpi dikejar kejar oleh orang besar dan anak-anak. Besok sorenya tiba-tiba bayi tersebut mengais menjerit dengan tiba-tiba tanpa sebab, kemudian salah seorang jemaat berdoa dan anak tersebut diam. Senin malamnya, dirumah saya ada ibadah pujian dan penyembahan. Saya ajak sekalian ibu tersebut untuk beribadah untuk memulihkan keimanan ibu tersebut dan sekalian mendoakan bayinya. Perut bayi tersebut mulai lemah (tidak keras lagi seperti batu) dan kulitnya mulai tidak pucat lagi. Makannya mulai enak dan diwajah bayi tersebut mulai ada keceriaan.

Hari selasa sore bapaknya menyusul dan istrinya dimarahi, karena tidak ijin suaminya. Istrinya bilang kepada suaminya:" Kamu ingin anak kamu sembuh atau kamu sibuk ke pekerjaan yang nggak ada hasilnya". Suaminya bekerja sebagai pemotong batang kayu. Malamnya saya beri konseling kepada bapaknya untuk pemulihan, dan saya ajak memuji dan menyembah Tuhan Yesus Kristus. Bapaknya mulai bermanifestasi dan muntah-muntah serta memukul-mukul lantai dengan keras sekali saat saya memuji Tuhan Yesus Kristus. Saya tahu bahwa bapaknya tersebut seorang penginjil dan pelayanannya sudah ke alam roh. Tapi lantaran bapaknya sibuk dengan pekerjaan duniawi sedangkan daerah dimana dia tinggal, masyarakatnya 90% penyembah berhala. Padahal dulu dialah yang mengajari saya tentang Kekristenan, saat saya masih Islam. Saat anaknya lahir, suaminya tidak ada di rumah berhari-hari. Sehingga anaknya lahir dibantu oleh dukun dengan sajian-sajian kepada berhala. Setelah itu anaknya sakit panas. Setiap orang kampung disana yang mimpi tentang bayi tersebut, orang kampung tersebut mengikatkan benang hitam atau kuning ke pergelangan kaki atau tangan bayi (anak) tersebut dan anak tersebut diangkat sebagai anak angkat oleh orang kampung tersebut. Jadi sudah lima keluarga yang mengangkat bayi tersebut sebagai anak angkatnya. Semakin hari badan anak tersebut makin mengecil dan lemas. Roh Kudus memberitahu saya bahwa tanda ikatan benang tersebut sebagai tanda bahwa anak tersebut sudah dipersembahkan oleh iblis dan kroni-kroninya. Sudah beberapa hamba Tuhan yang mendoakan anak tersebut, tapi tetap belum sembuh. Bahkan dokter pun sudah angkat tangan.

Selama 4 hari saya memulihkan keimanan kedua orang tua si bayi tersebut. Dan hari Jumat malam, kedua orang tua si bayi saya layani pelepasan. Dalam pelepasan tersebut, istrinya bermanifestasi dan roh macannya keluar dan suaminya muntah darah banyak sekali. Selama 4 hari itu, bayinya sudah sehat. Perutnya tidak kencang lagi, badannya sudah mulai gemuk dan tidak pucat serta mulai bercanda dengan orang-orang sekitarnya dan tidurnya nyenyak. Ibunya sudah mulai senang anaknya sembuh. Kedua suami istri tersebut nyaris bercerai gara-gara anaknya punya sakit kerdil. Ibunya bilang akan bersaksi dikampungnya bahwa anaknya sudah sembuh oleh keajaiban Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kita yang hidup. Amin

Hari Sabtu pagi keluarga tersebut dengan penuh sukacita pulang ke kampungnya. Puji Tuhan. Tuhan kita Yesus Kristus sungguh ajaib.

Tuhan Yesus memberkati. (Kesaksian Priyo Prasetiawanhadi) 


Sumber: http://salib.net/News/article/sid=1510.html
Tak Tersembunyi Kuasa Allah

Tahukah saudara kisah dibalik penciptaan lagu "Tak Tersembunyi Kuasa Allah" ?
Dahulu di tahun 50-an ada seorang penyiar radio, pelawak, dan penulis lagu di Hollywood, yang bernama Stuart Hamblin. Ia dikenal karena peminum, gonta-ganti wanita, suka pesta pora, dan lain-lain

Salah satu lagu hits-nya pada waktu itu adalah "Aku Tidak Mau Pergi Berburu Denganmu Jake, Tapi Aku Pergi Berburu Cewek". Pada suatu hari seorang pengkhotbah muda mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Tenda. Hamblin mengajaknya ikut siaran di acara radionya untuk mengolok-olok dia.

Untuk mengumpulkan informasi lebih banyak untuk acaranya, Hamblin menghadiri salah satu acara KKR itu. Pada awal acara ibadah itu sang pengkhotbah mengumumkan, "Di sini ada seorang pria yang hidupnya penuh kepalsuan." Mungkin saja ada orang-orang lain yang merasa hal yang sama, namun Hamblin merasa yakin bahwa dirinyalah yang dimaksud pengkhotbah itu (beberapa orang menganggapnya ia tertempelak), namun ia tak bertobat. Perkataan itu terus menghantuinya sampai beberapa malam kemudian, sehingga ia muncul di depan pintu kamar hotel pengkhotbah itu dalam keadaan mabuk pada sekitar jam 2 pagi, meminta agar pengkhotbah itu berdoa baginya. Namun pengkhotbah itu menolak, sambil berkata, "Ini adalah urusan anda dengan Tuhan dan saya tidak ingin mencampuri." Meskipun demikian pengkhotbah ini mempersilakan Hamblin masuk ke kamar hotelnya dan mereka berbicara sampai jam 5 pagi, hingga Stuart bertekuk lutut di hadapan Tuhan dan menangis, berseru kepada Allah.

Itu bukanlah akhir kisahnya. Sejak saat itu Stuart berhenti minum-minuman keras, berhenti mengejar-ngejar wanita, berhenti melakukan segala hal yang "fun". Segera ia mulai tidak disukai lingkungan Hollywood. Akhirnya ia dipecat dari stasiun radio itu ketika ia menolak perusahaan bir menjadi sponsor. Ia mengalami masa yang sukar. Ia mencoba menulis beberapa lagu "Kristen", namun yang meraih sukses hanya lagu "This Old House", yang digubah untuk temannya, Rosemary Clooney.

Sementara ia terus bergumul, seorang sahabat lamanya, John, menemuinya dan berkata kepadanya, "Semua kesulitan ini dimulai ketika engkau menemukan "agama". Apakah hal itu layak untuk ditukarkan dengan semuanya?" Stuart berkata sejujurnya, "Ya." Kemudian sahabatnya ini bertanya, "Dahulu engkau sangat menyukai minuman keras, apakah tidak pernah kepingin lagi?" Dan jawaban Stuart, "Tidak!" Lalu John berkata lagi, "Aku tidak mengerti bagaimana engkau bisa berhenti minum dengan mudah."

Dan jawaban Stuart adalah, "Itu bukan rahasia besar. Segalanya mungkin bersama Allah." Atas jawaban ini John berkata, "Nah, itu adalah perkataan yang menarik. Engkau harus menulis sebuah lagu tentang hal itu." Dan seperti orang bilang, "Selebihnya menjadi sebuah sejarah."

Lagu yang digubah Stuart adalah "It Is No Secret" yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, "Tak Tersembunyi Kuasa Allah."

Tak tersembunyi, kuasa Allah
Yang lain ditolong, saya juga
Tangan-Nya terbuka, menunggulah
Tak tersembunyi, kuasa Allah

Ngomong-ngomong, sahabat Stuart itu adalah John Wayne. Dan pengkhotbah muda yang menolak mendoakan Stuart Hamblin? Dialah ... Billy Graham! 


Sumber:  http://salib.net/News/article/sid=1511.html